KOP SEKOLAH
SATUAN LAYANAN
BIMBINGAN KONSELING
Kelas
: X SMK
Semester/Tahun :
I / 2011 – 2012
Hari
/ Tanggal : Rabu
/ 1 April 2012
Alokasi
Waktu : 1x45 Menit
Tempat
:
Ruang kelas
Layanan
/ Bidang : Layanan Penguasaan Konten/ Bimbingan
Belajar
Judul
/ Spesifikasi Layanan : Belajar Efektif
Fungsi
Layanan :
Pemahaman dan Penerapan
A. Tujuan
(Khusus)
1.
Siswa
dapat memahami pentingnya belajar efektif
2.
Siswa dapat menerapkan belajar
efektif dalam kehidupan sehari-hari
B. Materi : Terlampir
C. Metode : Taya jawab dan ceramah
D. Kegiatan Awal: Mengucapkan salam,
memeriksa situasi dan kondisi kelas,
memeriksa kehadiran siswa.
Kegiatan inti
Eksplorasi
:
1.
Memberikan informasi tentang
materi yang diberikan
2.
Menjelaskan tujuan penyampaian
materi
Elaborasi :
1.
Siswa memperhatikan materi yang akan dibahas
2.
Siswa melakukan sesi tanya
jawab tentang masalah belajar efektif
3.
Siswa membahas bersama
hasil diskusi
Konfirmasi
:
1.
Guru memberikan arahan serta
motivasi
kepada siswa dalam rangka meningkatkan
belajar efektif
2.
Guru
menyampaikan harapan guna meningkatkan belajar efektif
Kegiatan Akhir
-
Siswa diminta menyampaikan
manfaat yang diperoleh setelah menerima layanan.
-
Pembimbing menyampaikan harapan
setelah siswa menerima materi layanan.
E. Alat
dan Media : Papan tulis dan Spidol, LCD
F. Rencana
Penilaian dan Tindak Lanjut
Penilaian
Proses
Mengamati
perhatian, respon dan aktifitas siswa saat kegiatan layanan berlangsung
Penilaian
Hasil
Ø Laiseg
Memberikan
pertanyaan pada siswa secara lisan untuk mengetahui seberapa jauh kemampuan
siswa dalam memahami materi yang telah diberikan
Ø Laijapen
Bekerja sama dengan guru
mata pelajaran untuk memantau perkembangan siswa dalam hal meningkatkan belajar efektif
Ø Laijapan
Melakukan Komunikasi dengan siswa dalam jangka waktu
tertentu
G.
H. Sumber : www.anneahira.com/dunia-belajar/belajar-efektif.htm
I.
Biaya :
foto copy kertas diskusi Rp.5000,00 rupiah
Mengetahui Salatiga,14
Maret 2012
Kepala Sekolah Guru
Pembimbing
Lampiran I
MATERI
CARA BELAJAR YANG EFEKTIF
Belajar adalah perubahan yang relative
permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman
atau latihan yang diperkuat.
A. PENGARUH EMOSIONAL DALAM
BELAJAR
Peserta didik yang
mengalami kegoncangan jiwa dalam situasi belajar adalah mereka para remaja pada
tingkat SMP/SMA. Kegoncangan jiwa pada usia ini sangat besar, sehingga akan
mempengarui kegiatan belajar dan prestasi hasil belajar. Peranan orang tua
dalam keluarga dan situasi yang menyertainya akan memunginkan mereka akan taat
dan patuh atau sebaliknya. Hasilnya tentu akan sangat tergantung dari kondisi
dan situasi serta cara-cara orang tua mengelola anaknya di rumah. Kemungkingan
lain yang terjadi anak akan meninggalkan rumah untuk mencari relasi baru.
Kegoncangan jiwa sangat dipengarui emosional anak. Emosional yang setabil akan
memghasilkan ketenangan jiwa. Dengan jiwa yang tenang dan kondisi rumah tangga
yang kondusif akan menjadikan situasi belajar lebih baik dan harapannya prestasi
hasil belajar akan meningkat lebih baik.
Dalam bukunya
tentang EQ remaja, Maurice J. Elias, at all (2003) memberikan resep tentang
cara-cara mengasah emotional quotient
remaja yang antara lain dipaparkan sebagai berikut:
1.
Cinta orang tua akan memperkuat
keberhasilan remaja dan member arti lebih besar pada perbuatan mereka
2.
Humor dapat mengurangi kemarahan dan stress,
serta meningkatkan toleransi. Humor akan membantumenciptakan suasana
yang dirasakan nyaman oleh remaja
3.
Ketika anak menghadapi masalah,
orangbtua sebaiknya melibatkan si anak
dalam pemecahan masalah, tidak hanya sekedar memberitahukan solusinya
B. PERWUJUDAN PERILAKU BELAJAR
Menurut Muhhibin Syah (2001) dalam bukunya Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru disebutkan ada sejumlah
perwujudan perilaku belajar, antara lain:
1.
Kebiasaan, yaitu peserta didik yang telah mengalami proses belajar,
kebiasaan-kebiasaannya akan tapak berubah. Dalam proses belajar, pembiasaan itu
perlu dilakukan agar peserta didik menjadi paham dalam hal yang sedang
dipelajari.
2.
Keterampilan, yaitu kegiatan yang berhubungan dengan urat-urat
syaraf dan otot yang lazimnya tampak dalam kegiatan jasmaniah, seperti menulis,
mengetik, olahraga dan sebagainya.
3.
Berfikir asosiatif dan daya ingat merupakan proses pembentukan
hubungan antara rangsanga dan respon dari objek yang sedang dipelajari.
4.
Berfikir rasional dan kritis, yaitu perwujudan perilaku belajar
terutama yang berkaitan dengan pemecahan masalah, mencari metode baru dan
mengatasi masalah yang terjadi.
C. JENIS-JENIS BELAJAR
1.
Belajar abstarak adalah belajar yang menggunakan cara-cara berfikir
abstrak. Tujuannya memperoleh pemahaman dan pemecahan masalah-masalah yang
tidak nyata.
2.
Belajar keterampilan adalah belajar
dengan menggunakan gerakan-gerakan motorik. Tujuanya memperoleh dan
menguasai keterampilan jasmaniah tertentu.
3.
Belajar sosial adalah belajar memahami masalah-masalah dan teknik
untuk memecahkan masalah tersebut. Tujuannya untuk menguasai pemahaman dan
kecakapan dalam memecahkan masalah-masalah sosial seperti masalah keluarga,masyarakat
dan sebagainya
D. CARA BELAJAR YANG EFEKTIF
Proses Transformasi
ilmu pengetahuan dari membaca, mendengarkan, melihat sampai terekam di sel-sel
otak ada 3 tahapan:
1.
Tahap pertama, tahu apa yang dibaca.
2. Tahap kedua,mengerti
apa yang dibaca, didengar, dan dilihat
3. Tahap ketiga,
memahami apa yang yang dibaca, didengar, dan dilihat
Dalam belajar yang Efektif ada
sejumlah kiat yang perlu diperhatikan dalam hal:
1.
Membaca, dilatih untuk membaca secara cepat. Kemudian membaca secara
lambat sambil membuat catatan-catatan penting yang dibuat (semacam inti atau
pokok pikiran isi buku)
2.
Menulis. Diusahakan latihan
menulis dengan cepat dan tetap dapat dibaca dengan jelas.
3.
Mendengarkan, usahakan
berkonsentrasi secara penuh apa saja yang diucapkan guru sebagai penjelasan materi
bahasan.
4.
Melihat dengan baik, terutama
pada mata pelajaran keterampilan. Misalnya bagaimana cara mengoperasikan
computer dengan baik dan benar, membongkar dan memasang komponen radio, dsb
5.
Menghafal dan banyak membaca buku
untuk mata pelajaran hafalan dan latihan membuat ringkasan isi pokok pikiran
materi.
6. Mengerjakan soal-soal
latihan untuk pelajaran eksakta. Hafalkan rumus-rumus dan simbol-simbol.
Perbanyaklah latihan mengerjakan soal dan tanyakan kepada gru apabila
memperoleh kesulitan.
7.
Menggambar untuk mengekspresikan rasa seni di
atas kertas gambar. Buatlah warna-warni agar lebih menarik.
8.
Menyanyi dan menari perlu banyak
latihan dan pentas. Banyak orang sukses di bidang ini, misalnya sebagai pemain
sinetron, dsb
E. HASIL YANG DIHARAPKAN DALAM
BELAJAR
1.
Setiap peserta didik memahami
pentingnya belajar dalam kehidupannya.
2.
Setiap peserta didik dalam belajar mampu
mengendalikan emosinya.
3.
Orang tua didik harus berfungsi sebagai
fasilitator, motivator, dan innovator dalam membantu anaknya mencapai
cita-citanya.
4.
Setiap peserta didik harus memahami
karakterisktik dirinya dalam hal belajar dan memahami karakteristik mata
pelajaran.
5.
Setiap peserta didik harus memahami jenis-jenis
belajar.
6.
Setiap peserta didik dapat belajar secara
produktif dengan menempatkan motivasi belajar sebagai mesin penggerak
tercapainya tujuan dan cita-cita yang didambakan.
7.
Belajar harus menjadi motivasi dalam hidupnya
untuk memperoleh kehidupan yang layak di masyarakat dan sebagai bekal yang
hakiki dalam kehidupan di akhirat.
LAPORAN PELAKSAAN EVALUASI
ANALISIS DAN TINDAK LANJUT
SATUAN LAYANAN BIMBINGAN DAN
KONSELING
A.
Topik Permasalahan : Belajar Efektif
B. Spesifikasi
a. Bidang
Bimbingan : Bimbingan Belajar
b. Jenis
Layanan : Penguasaan
Konten
c. Fungsi
Layanan : Pemahaman dan
Pengembangan
d. Sasaran
Layanan : kelas X SMK
C. Pelaksanaan
Layanan
a. Waktu
: Rabu / 1
April 2012
b. Tempat : Ruang kelas
c. Deskripsi
dan komentar tentang pelaksanaan layanan :
Pada saat guru penyampaikan layanan dengan topik
Belajar efektif siswa/siswi bisa aktif/antusias mengikuti layanan ini, namun
ada sebagian siswa/siswi yang asyik sendiri
D.
Evaluasi
a. Cara
penilaian.
·
Penilaian Proses
v
Mengamati perhatian, respon dan
aktifitas siswa saat kegiatan layanan berlangsung
·
Penilaian Hasil
v
Laiseg
Memberikan
pertanyaan secara langsung terhadap anggota kelompok tentang materi tersebut
v
Laijapen
Memantau
perkembangan siswa/siswi terkait perubahan perilaku dalam hal meningkatkan
belajar efektif yang sesuai dengan diri masin-masing
v
Laijapang
Melakukan komunikasi dengan siswa dalam jangkau waktu
tertentu terkait dengan hal peningkatan belajar efektif.
b. Deskripsi
dan evaluasi tentang hasil kegiatan.
Dalam penyampaian materi
tersebut respon siswa/siswi sangat antusias dan aktif dalam kegiatan layanan
tersebut melalui Tanya jawab dan diskusi berkenaan materi yang disampaikan,
banyak siswa/siswi yang sudah mengerti dan paham dengan materi yang diberikan
sehingga layanan ini berjalan dengan lancar dan cukup berhasil, namun ada juga
sebagian anak yang kurang konsentrasi.
Mengetahui, Salatiga, 8
April 2012
Kepala Sekolah Pemberi Layanan
Yunianto
NIM. NIM.
13 2010 027
