klik di bawah ini ya.........
1. Bimbingan Belajar
2. Bimbingan Pribadi.........
BIMBINGAN
SOSIAL
KEPEMIMPINAN
Kepemimpinan merupakan suatu prosesdengan
berbagai cara mempengaruhi orang atau sekelompok orang untuk mencapai suatu
tujuan bersama. Pembahasan tentang kepemimpinan menyangkut tugas dan gaya kepemimpinan, cara
mempengaruhi kelompok, yang emmpengaruhi kepemimpinan seseorang.
1.
Tugas
Kepemimpinan
Tugas
kepemimpinan yang berhubungan denagn kerja kelompok yaitu:
a.
Memulai, initiating;
usaha agar kelompok melai kegiatan atau tugas tertentu.
b. Mengatur,
regulating; tindakan untuk mengatur
arah dan langkah kegiatan kelompok.
c.
Memberitahu, informing;
kegiatan member informasi,data, fakta dan pendapat kepada para anggota dan
meminta mereka dari mereka informasi, data atau pendapat.
d.
Mendukung, supporting;
usaha untuk menerima gagasan, pendapat dari bawah dan menyempurnakannya dengan
menambah atau mengurangi untuk penyelesaian tugas bersama.
e.
Menilai, evaluating;
tindakan untuk menguji gagasan yang muncul atau cara kerja yang diambil dengan
menunjukan konsekuensi dan untung-ruginya
f.
Menyimpulkan, summarizing;
kegiatan untuk menyimpulkan gagasan atau tindakan lebih lanjut.
Tugas
kepemimpinan yang berhubungan dengan kekompakan kelompok antara lain;
a.
Mendorong, encouraging;
bersikap hangat, bersahabat dan menerima orang lain
b. Mengungkapakan
perasaan, expressing feeling;
tindakan menyatakan perasaan terhadap kerja dan kekompakan kelompok seperti
rasa puas, senang, bangga, dan ikut sepenanggungan, seperasaan jika terjadi
masalah di dalam kelompok
c.
Mendamaikan, harmonizing;
tindakan mendamaikan dan mempertemukan orang-orang yang berbeda pendapat
d.
Mengalah, compromising;
kemauan untuk mengubah dan menyesuaikan pendapat denagn perasaan orang lain.
e.
Memperlancar, gatekeeping;
kesediaan mempermudah keikutsertaan para anggota dalam kelompok, sehingga rela
menyumbang pendapat.
f.
Memasang aturan main, setting standard; tindakan menyampaikan tata tertib yang membantu
kehidupan kelompok.
2.
Gaya kepemimpinan
a.
Kekompakan tinggi dan kerja rendah
Gaya
kepemimpinan ini berusaha menjaga hubungan baik, keakraban dan kekompakan kelompok,
tetapi kurang memperhatikan unsur tercapainya unsure tujuan kelompok atau
penyelesaian tugas bersama. Inilah gaya
kepemimpina dalam perkumpulan sosial
recreative, yang sebagian besar ditujukan untuk hubungan antar anggota.
b. Kerja
tinggi dan kekompakan rendah
Gaya
kepemimpinan yang menekankan penyelesaian tugas dan pencapaian tujuan kelompok.
Gaya kepemimpinan ini menampilkan gaya kepemimpinan yang
directive. Gaya
kepemimpinan ini tepat digunakan dalam persaingan dagang yang ketat serta dalam
militer.
c.
Kerja tinggi dan kekompakan tinggi
Gaya
kepemimpinan ini mengutamakan kerja dan kekompakan tinggi baik digunakan dalam
pembentukan kelompok. Pemimpin perlu menjadi model untuk kelompok dengan
menunjukan perilaku yang membuat kelompok efektif dan puas.
d.
Kerja rendah dan kekompakan rendah
gaya
kepemimpinan yang kurang menekankan penyelasaian tugas dan kekompakan kelompok
cocok buat kelompok yang telah jelas sasaran dan tujuannya. Gaya
kepemimpinan ini merupakan gaya
kepemimpinan yang menggairahkan untuk kelompok utnuk kelompok yang sudah jadi. Gaya kepemimpinan ini tidak cocok digunakan kelompok yang belum
jadi. Gaya
kepemimpina ini lemah dan tidak akan menghasilakan apapun.
3. Cara
mempengaruhi kelompok
a. Pemimpin menyuruh kelompok, manakala dia
sendiri memikirkan perkara, mengambil putusan tentang perkara itu dan
memberitahukan kepada orang yang dipimpinnya.
b. Pemimpin memberi kekuasaan kepada orang yang
dipimpin, dia menyajikan masalah, member tahu batas pemecahannya dan
menyerahkan kepada mereka cara pemecahannya.
Saran
buat kamu yang ingin menjadi seorang pemimpin
- Jadilah pemimpin yang bijaksana
- Gunakan jabatanmu dengan semestinya
- Rangkulah seluruh anggota kelompokmu dengan sepenuh hati
- Utamakan kepentingan bersama dari kepentingan pribadi
GOOD LUCK
SELALU………………
BIMBINGAN KARIER
MENGENAL FILOSOFI DAN ETOS KERJA
1. Filosofi Kerja
Bekerja
memiliki makna yang dalam dan mulia. Bekerja bukan sekedar mencari penghasilan
yang bersifat materialis. Bekerja bermaksud mewujudkan potensi-potensi diri,
untuk kebajikan, dan kemuliaan umat manusia. Nilai pkerjaan seseorang tidak
melulu dilihat dari gajinya, penampilan pakaian dan kantornya tetapi dilihat
dari nilai amanahnya, makna psikologi dan makna spiritual bagi umatnya.
2. Kategori kerja
a.
Menjadi wiraswatawan
Ø Pedagang,
dari pedagang kaki lima
menjadi pedagang tingkat ekspor-impor
Ø Pengusaha,
dari pengusaha pembuat kue sampai pengusaha besar dengan berbagai macam bentuk
usahanya
b.
Bekerja pada pihak lain
Ø Pegawai
Negeri Sipil,TNI, Polisi
Ø Pegawai
BUMN
Ø Pegawai
Perusahaan Swasta
Adapun
yang akan anda pilih setelah anda menyelesaikan pendidikan apakah akan menjadi
wiraswatawan atau pekerja pada pihak lain, ada beberapa hal prinsip yang harus
diperhatikan.
Untuk
menjadi wiraswatawan:
Ø Berani
menghadapi tantangan
Ø Ulet dan
pantang menyerah
Ø Senantiasa
mempelajari dan mengkaji
Ø Tidak
mencampuradukan antara keuangan pribadi/keluarga dengan keuangan usaha.
Untuk
bekerja pada pihak lain:
Ø Senantiasa
aktif mencari informasi lowongan kerja sesuai keahlian yang dimilki.
Ø Disiplin
pada peraturan yang ada.
Ø Mampu
bekerja sama dengan teman sejawat, pimpinan, maupun anak buah.
Ø Senantiasa
mengembangkan kemampuan diri dalam berbagai hal dengan falsafah belajar seumur
hidup.
Dimanapun kamu bekerja tunjukan kepada orang
lain bahwa kamu bisa dan berikan yang terbaik dari kemampuan yang kamu miliki
dan yang paling penting hargai pekerjaanmu, semua kegiatan yang kamu awali dan
ahiri jangan lupa untuk berdoa ok………..
(email anda masuk spam)
BalasHapus- artikel BK Karir masih terlalu sedikit
- kembangkan lagi, apabila anda mecuplik beberapa pengertian dari sumber lain,berikan keterangan yang jelas
- tambahkan fitur2 dan gambar-gambar yang menarik